Adakah Yang Lebih Agung?

Petang telah jatuh sejak tadi. Bahkan dipercepat oleh awan gelap yang membawa hujan deras di bumi etam Samarinda.

Adzan berkumandang lantang memanggil. Mataku tak berkedip menatap layar televisi. Aku tahu aku harus segera bangkit karena hatiku telah berteriak, “ayo bangun dari dudukmu, ambil wudhu dan laksanakan shalat!“. Tapi mataku tetap menatap acara di TV, terlalu menarik baginya. Aku tak beranjak.

Lalu tiba-tiba saja ‘blep’! Mati lampu!

Gelap di sekililingku! Pekat! Astaghfirullah’al adzhiim…

Ini caraNya! Ini caraNya!

Maka serta merta aku bangkit dan meraba-raba dalam kegelapan menuju kamar mandi. Berwudhu. Lalu meraba-raba lagi naik ke kamar di lantai dua. Menabrak-nabrak. Terbentur-bentur.

Ini caraNya! Ini caraNya!

Memegang label sebagai patokan, sajadah kugelar. Hatiku terpecah, padaNya dan pada caraNya ini. Kucoba bulatkan hati dan bertakbir. Allahu Akbar!

Tanpa peringatan, serta merta ‘cling’! Listrik menyala kembali!

Ini caraNya! Ini caraNya!

Dan aku tersungkur, bersujud dan menangis!

Adzan adalah panggilan Tuhan. Panggilan Tuhan kepadamu. Adakah yang lebih penting daripada itu? Adakah yang lebih agung daripada itu?

Advertisements

Menua Itu Keren

Di masjid seusai shalat Jum’at tadi aku melihat seorang bapak tua. Ia memakai baju koko putih, berpeci dan sarung kotak-kotak. Yang menarik perhatianku dari si bapak ini adalah kulitnya yang keriput. Entah bagaimana, keriputnya terlihat keren dimataku. Mungkin karena keriputnya rata atau mungkin karena warna kulit bapak itu yang agak terang, pokoknya keriputnya itu kelihatan asyik saja dipandang.

Ternyata menua itu juga bisa terlihat keren, tidak melulu dinilai lemah atau tak berdaya!

Mudah-mudahan saat aku menua kelak, Insya Allah atas seizin Allah SWT, aku bisa terlihat keren juga 🙂

Kalau Lagi Sibuk

Pemandangan di meja kerjaku suatu waktu. Beberapa gadgets yang sedang dalam posisi siaga penuh. Ada PC (di samping meja, tak terlihat) dengan flat monitornya, sebuah laptop Toshiba yang sedang melayani sebuah modem 3G dan eksternal harddisk (lupa berapa GB kapasitasnya, nanti di-update), 2 flashdisk yang siaga jika sewaktu-waktu diperlukan (dan masih ada 2 lagi di dalam tas, tidak terlihat), kalkulator, dan 3 buah handphone berbeda tipe.

Biasanya begitu posisinya, kalau lagi sibuk di kantor. Kalau lagi mobile seperti ke mining site, cukup bawa laptop dan tetek bengeknya itu. HP tentu juga dibawa, kadang bisa tiga-tiganya! Kalau PC jelas ditinggal, karena ngga’ mungkin digotong-gotong ‘kan? Hahaha…

Sekedar Sapa

Maksud hati ingin selalu meng-update blog ini dengan tulisan-tulisan baru. Tapi saat ini keadaan tidak memungkinkanku untuk bisa sering-sering mampir.

Nanti kalau sudah ada waktu yang cukup dan akses yang bagus ke internet, mudah-mudahan aku bisa merangkum beberapa kisah yang terjadi selama periode vacuum ini.

Untuk sekarang, hanya ini yang bisa dituliskan. Paling tidak ada catatan pengingat yang bisa dipakai dan berguna kelak. Yang jelas, blog pribadi ini akan tetap hidup!

Senandung Menjelang Pulang

Kalau sudah mendekati waktu cuti pulang ke Jawa begini, hati terasa riang dan bernyanyi-nyanyi. In fact, memang aku jadi bersenandung karenanya!

Lagunya? Yang paling memorable dari film Armageddon, yang dinyanyikan oleh Aerosmith yaitu “I Don’t Want To Miss A Thing”:

I could stay awake just to hear you breathing
Watch you smile while you are sleeping
While you’re far away and dreaming
I could spend my life in this sweet surrender
I could stay lost in this moment forever
Every moment spent with you
Is a moment I treasure

Don’t wanna close my eyes
Don’t wanna fall asleep
‘Cause I’d miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing
‘Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I’d still miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing

Laying close to you
Feeling your heart beating
And I’m wondering what you’re dreaming
Wondering if it’s me you’re seeing
Then I kiss your eyes and thank God we’re together
I just wanna stay with you
In this moment forever, forever and ever

Don’t wanna close my eyes
Don’t wanna fall asleep
‘Cause I’d miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing
‘Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I’d still miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing

I don’t wanna miss one smile
I don’t wanna miss one kiss
I just wanna be with you
Right here with you, just like this
I just wanna hold you close
Feel your heart so close to mine
And just stay here in this moment
For all the rest of time

Don’t wanna close my eyes
Don’t wanna fall asleep
‘Cause I’d miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing
‘Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
‘Cause I’d still miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing

Don’t wanna close my eyes
Don’t wanna fall asleep
‘Cause I’d miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing
‘Cause even when I dream of you
The sweetest dream would never do
I’d still miss you, baby
And I don’t wanna miss a thing

Don’t wanna close my eyes
Don’t wanna fall asleep, yeah
I don’t wanna miss a thing

Oke, sekarang saatnya bersiap-siap untuk packing…!

Aku Di tumblr.

Oh iya, mumpung ingat, sekalian saja aku beritahu mengenai akun-ku di tumblr. Belum digunakan sebenarnya, baru masuk beberapa saat dan masih dipelajari. Nampaknya sesuai dengan tag-nya yaitu “the easiest way to blog” maka cocok sekali bagi yang baru di dunia blog.

Silakan cari aku di sini, meski isinya di sana belum apa-apa.

Untuk saat ini cenderung akan kusimpan saja dulu.

Nge-Tweets

Karena belum pernah di-publish di sini, sekedar ngasih tahu aja kalau aku juga punya akun di microblog Twitter. Sebenarnya udah lama kepengen punya, tapi baru belakangan kesampaian. Lupa tanggal persisnya, tapi sekitaran akhir September atau awal October lalu.

Bagi teman-teman yang suka nge-twit di sana, silakan cari aku dengan id: a_ardal.

Yang jelas, nambah lagi satu tempat yang perlu didatangi tiap hari di dunia maya internet. Let’s tweets…!