Apa Saja Yang Baru?

Selain pekerjaan baru, kota yang baru, suasana yang baru, apalagi yang baru padaku saat ini? Nah ini ada beberapa hal yang baru akhir-akhir ini:

Gelang & Kartu1. Kartu yellow belt bintang 1 ESQ, gelang dukungan terhadap pendirian Menara 165 dan 2 kaos polo merchandise ESQ.

Diperoleh saat menghadiri training ESQ Profesional angkatan 13 Samarinda di Swissbel Hotel Borneo akhir minggu lalu.

2. Rekening tabungan di bank Mandiri dan pembuatan kartu ATM bank BTN.

Lantaran kantor membayar gaji melalui Mandiri, akhirnya aku buka rekening lagi di bank Mandiri berhubung nomor rekening yang dulu ternyata sudah tidak aktif lagi. Sementara untuk kartu ATM BTN ini baru sempat dibuatkan sekarang padahal sudah sejak 2004 memiliki rekening di sana.

3. Pindah dari tempat kost ke mess perusahaan

Phone4. Koneksi internet di handphone.

Akhirnya sempat juga mampir ke grapari Telkomsel untuk mengaktifkannya. Great, now the world is on my hand! *halah, rada berlebihan kayaknya ini* 🙂

5. Keranjingan game online Mafia Wars

Sebagai akibat kecanduan Facebook, jadi keranjingan main game ini nih di sekarang 🙂

6. Koleksi bacaan baru

A Child Called It adalah buku lama (sepuluh tahun?) yang dulu sempat aku incar-incar tapi kemudian tak terbeli dan terlupakan dan baru sekarang kelihatan lagi, Komik Lagak Jakarta edisi koleksi 1 dan buku Reporter and The City yang berkisah tentang seorang reporter TV yang kelihatannya seru (belum dibaca, masih antri).

Reporter and The City A Child Called It Lagak Jakarta edisi koleksi 1

Apalagi ya? Hmm… nanti kalau ada, akan di-update pada postingan selanjutnya. Untuk sementara cukup ini dulu saja.

Dari Prof-32 Batam

Photo ini dari training ESQ kelas Profesional Batam angkatan 32 yang diadakan di bulan Ramadhan 1429H lalu. Baru dimuat sekarang karena memang photo ini baru diperoleh. Cerita bagaimana ia diperoleh agak muter-muter sedikit, tapi yang jelas nasib baik telah membawanya padaku. Terima kasih untuk Kang Didan dan Pak Iim yang telah mengusahakannya!

Mengikuti training ESQ pada bulan Ramadhan untukku terasa lebih istimewa dibandingkan dengan training di bulan-bulan lain. Nuansa dan suasana spiritualnya terasa begitu kental. Itulah yang membuatku sudah merancang jauh-jauh hari untuk bisa hadir sebagai ATS. Dan Alhamdulillah itu dapat terlaksana dengan baik.

Untuk semua sahabat 165, tetap semangat dan teruskan perjuangan menebarkan nilai-nilai mulia 165!

Locker 165

Barangkali memang sudah jodohnya ‘kali ya, aku mendapatkan loker bernomor 165 ini.

Nyaris 10 bulan tak ada keinginan untuk memiliki loker sendiri di pabrik, tahu-tahu dirasa perlu untuk punya. Sebelumnya smock (pakaian) dan sepatu kerja disimpan di hanger dan rack bersama-sama dengan milik karyawan-karyawan lain. Belakangan ternyata sering ditemui pulpen (yang diselipkan di saku samping) tidak berada di tempatnya lagi. Kadang juga smock tidak ada (ada yang memakai, padahal ada namaku tertulis di situ) atau bahkan hilang tidak kembali. Demikian juga sepatu.

Kalau barang-barang itu disimpan di meja kerja, kesulitannya adalah bagaimana aku menuju pintu keluar tanpa menggunakan pakaian kerja. Jelas tidak boleh. Dari situlah kemudian kebutuhan memiliki loker tersebut ada.

Nah saat meminta loker ke HR, biasanya jawabannya adalah tidak ada loker, belum ada yang mengembalikan kunci, dan jawaban sejenisnya. Tapi memang sudah diatur sepertinya, di saat aku memerlukan, ternyata ada loker yang kosong. Nomornya 165 pula, angka yang sangat ESQ sekali!

Dengan gantungan kunci 165 di loker bernomor 165, inilah loker tempat aku menyimpan sepatu dan smock di pabrik.

Long Weekend, The Crowd & The Lateness

Libur akhir pekan lalu benar-benar dimanfaatkan warga S’pore & M’sia untuk berlibur ke Batam dan pulau-pulau sekitarnya. Banyak dari mereka yang berangkat dalam kelompok-kelompok kecil 3~5 orang sampai yang kelompok besar diatas 15 orang. Dan karena akses utama transportasi ferry adalah di Harbour Front, maka terciptalah kepadatan yang tidak biasa di sana.

crowded.jpg

Aku hendak ke Batam untuk menjadi ATS pada training ESQ Profesional angkatan 26 pagi itu. Target dalam rencana perjalananku adalah pada pukul 9.00 pagi WIB sudah dapat bergabung dengan para sahabat ESQ Batam. Itulah kenapa pada pukul 8.00 ST aku sudah sampai di Harbour Front. Tak diduga, beginilah kondisinya. Crowded sekali! Untuk berjalan saja susah.

Tapi dengan susah payah aku berhasil sampai ke kaunter tiket Penguin. Harapan untuk bisa sampai pagi di Batam menguap sirna saat kulihat jadwal ferry selanjutnya adalah pukul 13.20 ST! Artinya semua ferry dari pukul 8.00 sampai pukul 13.20 itu (ada 5 pemberangkatan) semua telah terisi penuh. Mau tidak mau, setelah mengantri panjang, aku ambil juga keberangkatan siang itu. Sebenarnya sudah mencoba meminta pada petugas tiket Penguin untuk bisa ‘diselipkan’ pada pemberangkatan lebih awal (“Please search for me 1 seat at any departures before 13.20, would you? Only 1 seat, I’m alone!“) , tetapi memang tidak ada lagi tempat kosong. Semua sudah fully booked. Dan itu tidak pada Penguin saja, tapi juga pada beberapa operator ferry yang lain seperti Batam Fast, Dino Shipping, Wave Master dan Widi.

Akhirnya begitulah, aku terpaksa harus menunggu 5 jam di Harbour Front untuk bisa berangkat ke Batam. Dan 5 jam itu aku habiskan dengan membaca novel, jalan ke Vivo City, beli buah di sebuah mart di lantai dasar Vivo, serta makan siang.

Pengalaman berharga untuk diantisipasi di waktu mendatang.

Training ESQ Executive 7 JB

Ada rasa yang lain ketika akhir minggu lalu aku hadir dalam training ESQ di Johor Bahru. Senang akhirnya bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat ESQ di JB. Nikmat dan ikhlas bisa membantu training sebagai ATS. Bangga training produk bangsa Indonesia disebarkan dan diajarkan kepada bangsa lain. Dan berbagai perasaan lain bercampur aduk sepanjang pelaksanaan training. Terasa membahagiakan.

Training ESQ Executive angkatan ke 7 Johor Bahru (di sini disingkat menjadi JB-7) diadakan pada 25~27/Jan di Royal Johor Country Club, Larkin JB. Diikuti oleh 81 orang peserta dari undangan berbagai instansi (antara lain 14 orang Pengetua Sekolah Teknik dan beberapa orang Pegawai Kastam Diraja Malaysia) dan masyarakat umum, training berlangsung lancar dan peserta mengikutinya dengan baik. Meski ada kendala teknis (aliran listrik terhenti) dan sedikit ‘kekagokan’ dalam berbahasa pada hari pertama, namun pak Fahrul berhasil mengatasinya dengan sangat baik. Materi dapat disampaikan dengan utuh dan peserta larut mengikuti materi-materi yang disampaikan. Semoga berkah Allah SWT terlimpah pada Pak Fahrul, Mas Andi, peserta, alumni dan semua yang hadir pada training 3 hari tersebut.
Selain training, pada Jum’at malam diadakan renungan 165 khusus bagi para alumni dan pada Sabtu malamnya diadakan pula preview ESQ yang terbuka untuk umum.

Keterangan photo: Para ATS bersama Pak Fahrul Jamal dan Andi. Di photo tertulis angkatan 6, seharusnya angkatan 7. Terima kasih untuk Mas Ahmadi atas photonya dan Puan Hanisah (koordinator ATS) yang membagikannya secara gratis kepada para ATS.

ESQ Training Profesional 24 Batam

Aku masuk dan duduk di kegelapan. Suara tenang dan sendu dari pengeras suara di depan memenuhi seisi ruangan. Banyak kepala telah tertunduk dan sang pemiliknya sedang ‘terbang’ masuk ke dalam dirinya. Semua hanyut dalam kisah luar biasa pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail. Kondisi alpha.

Perlahan mulai terdengar sesegukan dari berbagai sudut ruangan yang makin lama makin terdengar jelas. Musik yang mengalun lembut terasa menghujam dada. Tiba-tiba ruangan terasa meledak, suara mengguntur keluar dari pengeras-pengeras suara berkekuatan tinggi, dan jerit isak tangispun terdengar dimana-mana. Aku hanyut, tersungkur, menangis dan berdo’a di sebuah sudut di kegelapan.

Dimanakah kau letakkan cintamu selama ini? Kepada siapa kau berikan cintamu selama ini? Pernahkah kau mencintai Allah? Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaimu, bahkan ia lebih dekat dari urat lehermu? Mengapa kau jauh dari Allah?” Pertanyaan-pertanyaan itu bertubi-tubi menusuk ke qalbu. Setiap kali pertanyaan-pertanyaan itu diajukan maka semakin deras air mata mengalir dari orang-orang yang berada di dalam ruangan. Semakin banyak pertanyaan itu terdengar semakin tidak mampu lidah dan hati untuk menjawabnya.

Itulah sedikit gambaran suasana training ESQ Profesional angkatan 24 Batam di Hotel Panorama Regency, Jodoh – Batam tanggal 11~13/Januari lalu. Training yang dipandu oleh Pak Iman Herdimansyah, Mas Jusuf Rikza dan….. ini diikuti oleh kurang lebih 80 orang peserta. Training berlangsung lancar, penuh antusiasme peserta dan tentu saja seru tanpa kehilangan kesyahduan perenungan pencarian akan hakikat diri. Hal tersebut tergambar di wajah para peserta sepanjang 3 hari pelaksanaan training. Semoga Allah SWT membalas dan mengabulkan do’a-do’a yang dipanjatkan di tengah deraian airmata dan hati yang terbuka mengharap kasih sayang Illahi.

Seperti biasa di malam kedua training, diadakan pula acara renungan 165 bagi para alumni. Kali ini yang disampaikan adalah bagaimana cara Membangun Spiritual Leadership. Sekitar 50 orang alumni tampak hadir mengikuti renungan dengan tekun dan penuh semangat. Semoga rahmat dan hidayah Allah SWT senantiasa tercurahkan pada orang-orang yang selalu berusaha memperbaiki dan mendekatkan diri padaNya.

Training berikutnya akan diadakan pada 8~10/Februari di tempat yang sama. Sampai bertemu kembali.

Rencana Training ESQ JB

Sejak pindah tinggal dan bekerja di JB, aku belum sekali jua menghadiri atau terlibat dalam pelaksanaan training ESQ di sini. Aku secara rutin masih terus ke Batam sebulan sekali untuk hadir di training sebagai ATS. Dan juga saat training pertama ESQ oleh Club 165 Singapore diadakan aku datang menghadiri. Alasan kesibukan kerja, ketidaktahuan tempat dan waktu pelaksanaan, dan faktor jarak yang relatif jauh dari tempat tinggal adalah beberapa yang bisa disebut sehingga aku belum dapat berjumpa dengan sahabat-sahabat ESQ Johor Bahru.

Adalah pembicaraan saat training ESQ Profesional angkatan 24 Batam dan email dengan Mas Bram yang mendorong aku untuk merencanakan hadir pada training ESQ Johor. Kemudian sebuah SMS indah dari bunda Dewi Fauzi (wakil III korwil Kepri/koordinator training profesional Batam) untuk berbagi kebahagiaan dan do’a pada hari ulang tahun Pak Fahrul Jamal (trainer ESQ) yang mendorongku untuk mengirimkan SMS ucapan selamat dan do’a ulang tahun untuk Pak Fahrul. Dan Subhanallah, sungguh tiada kebetulan di dunia ini, jawaban SMS Pak Fahrul mengatakan bahwa beliau ternyata sedang berada di Johor Bahru untuk memberikan training pada angkatan 7 Johor Bahru 25~27 Januari 2008 besok ini! Wah, jadi semakin bulat keinginan untuk ikut hadir. Apalagi kemudian Pak Fahrul juga mengajak untuk bertemu dan menanyakan apakah aku bersedia menjadi ATS.

Insya Allah gayung ajakan dan pertanyaan itu akan kusambut. Aku sedang mengatur jadwal kerjaku dan melihat situasi di kilang saat ini yang agak longgar tiba-tiba high loading, nampaknya tidak ada masalah bagiku agar bisa hadir pada hari Sabtu dan Minggu. Mama Ani juga antusias untuk hadir, mengingat Pak Fahrul adalah juga trainer saat ia mengikuti training kelas profesional angkatan 19 Batam.