Akhir Minggu Tahun Baru Cina

Tidak ada rencana apa-apa sebenarnya bagi aku & keluarga di liburan tahun baru Cina yang jatuh pada tanggal 26 & 27 kemaren. Lumayan panjang liburan ini, 4 hari penuh, sayang juga sebenarnya jika tidak dimanfaatkan. Hendak ke Batam, sudah pasti sangat crowded di pelabuhan, baik di Harbour Front maupun di Batam Centre. Hendak jalan ke luar kota, teringat pengalaman tahun lalu, jelas bakalan berdesakan dan berebutan bus lagi. Faktor penghematan uang juga masuk dalam pertimbangan kami (maklum, akhir bulan dan penundaan pembayaran gaji oleh perusahaan sebagai akibat hantaman krisis global) sehingga akhirnya diputuskan tidak kemana-mana.

Namun ajakan Emilly, teman akrab Mama Ani, membawa kami melangkah keluar rumah juga. Ajakan pertama datang hari Minggu, menghabiskan waktu dengan berputar-putar di Jusco Bukit Indah. Sekedar melihat-lihat, duduk-duduk santai di playground, mengemil makanan kecil dan menyaksikan anak-anak bermain sampai sore. Senang juga menyaksikan ADA dan Winni kompak berdua.

jusco-bukit-indah Ajakan kedua datang tengah malamnya. Tepat di tengah-tengah pesta kembang api dan dentuman mercon (baik dari dalam kawasan apartemen maupun dari sekitarnya) menyambut datangnya tahun baru Cina, handphone Mama Ani berbunyi. Emilly mengajak jalan ke Singapore pagi-pagi esoknya. Mama Ani diminta menyiapkan makanan untuk dijadikan bekal. Pertimbangannya selain lebih ekonomis, juga ada kemungkinan susah mencari makanan di Singapore karena tidak banyak restoran yang buka. Soal bensin mobil tak usah dipikirkan kata Emilly, “the tanks is full now!“.

Jadilah kami berangkat Senin pagi memenuhi Honda Jazz hitamnya. Aku bersama Mama Ani dan ADA, sementara Emilly bersama suaminya Sashi dan sang anak Winni. Setelah sempat sarapan sebentar di Gelang Patah, dimulailah satu hari yang padat itu.

zoo1Singapore Zoo menjadi tujuan pertama. Nuansa tahun baru Cina sangat terasa. Di pintu masuk terdapat replika shio Kerbau (sebagai hewan perlambang untuk tahun 2560 pada penanggalan Cina) yang dibuat dari rangkaian bunga-bunga. Juga ada tarian Lion Dance (Barongsai) yang sangat memukau menyambut para pengunjung. ADA sempat mengatakan “Yang paling ADA suka di Zoo tadi Pa, tarian singa itu lho. Bagus banget!

zooSetelah puas berkeliling di Zoo, perjalanan dilanjutkan ke Botanic Gardens. Dulu saat membawa Mama Miar & keluarga Padang ke sini tahun 2006, kami hanya menyusuri sisi barat dari kebun yang luas ini. Ternyata di sisi utara dan tengahnya luar biasa indah. Padang rumput hijau luas, pepohonan dan tetumbuhan indah sepanjang mata memandang, aliran air sungai, amphiteathre, kebun anggrek, dan banyak lagi lainnya sungguh menyenangkan sebagai tempat bersantai dan bermain-main. Saat menikmati bekal makan siang, aku dan Mama Ani sempat janjian nanti kami akan datang kembali ke sini.

Pantai di East Coast adalah tujuan terakhir kami. Tak tertahankan bagi ADA untuk tidak ikut mandi berbasah-basahan. Ditemani Sashi yang memang membawa baju ganti, ADA nampak menikmati sekali berenang di laut. Teriakannya riang gembira menyambut ombak yang datang, sambil sesekali menghampiri aku dan Winni yang bermain pasir di pinggir pantai. Mama Ani yang melihatnya dari kejauhan (ia duduk di bawah pohon bersama Emilly) hanya bisa geleng-geleng kepala mencemaskan.

Setelah senja jatuh dan matahari tenggelam barulah kami berkemas-kemas. Semua membersihkan diri dan barang-barang dimasukkan kembali ke bagasi. Tak lama setelah mobil bergerak, ADA dan Winni segera jatuh tertidur. Lewat jam 9 malam kami tiba kembali di Gelang Patah. Sashi mengajak singgah untuk makan malam, namun batal karena kedua anak tak dapat dibangunkan. Mungkin mereka kelelahan sekali setelah seharian penuh beraktivitas. Sama seperti juga kami.

Dari tadinya tidak berencana apa-apa, akhir minggu kami malah penuh terisi dengan perjalanan yang menyenangkan bersama sahabat keluarga.

Advertisements

ADA’s Quote of The Week

Di dalam lift saat berdua dengan ADA ketika Mama Ani selesai dipijat dan menyuruh ADA membeli bawang merah untuk membuat nasi goreng.

Sekarang ADA sudah yakin dengan cita-cita ADA, Pa. ADA akan menjadi tukang pijat! Mama bilang pijatan ADA tadi enak sekali. Papa nanti mau mencoba pijatan leher dan kening juga?

Entah apa raut mukaku, yang jelas aku tersenyum padanya antara pengen ngakak dan terperangah.

Ferry Sepi

Ini juga gambar yang diambil di awal bulan ini, persisnya pada 1 Januari 2009. Hari pertama di tahun baru yang sekaligus juga hari pertama penerapan kebijakan baru pemerintah Indonesia dalam hal Fiskal Luar Negeri.

pelabuhan-sepi kapal-sepi

Entah karena masih kelelahan setelah pesta malam tahun baru ataukah sebagai efek dari kebijakan baru pemerintah tentang FLN, yang jelas di pelabuhan ferry Batam Centre nampak sepi, tidak banyak aktivitas dan penumpang seperti sebelumnya. Photo di pintu pemeriksaan fiskal & imigrasi dan di dalam kapal ini menunjukkan betapa sepinya aktivitas di awal tahun.

Mudah-mudahan suasana ini tidak berkelanjutan. Demi kemajuan pulau Batam.

Condo Sepi

sepiPhoto ini diambil awal Januari. Dari lantai 4 tempat kami tinggal ke arah lapangan parkir dalam (samping taman bermain). Masih dalam suasana libur akhir tahun. Banyak penghuni yang sedang keluar kota/negara. Hanya beberapa mobil nampak terparkir di sana, yang pada hari-hari biasa selalu terisi penuh.

sepi2Holiday mood banget! Lihatlah beberapa penghuni yang sedang duduk berbincang santai di gazebo. Bahkan salah seorang menggelar koran di rerumputan dan tidur! Angin sepoi-sepoi, udara yang sejuk, ah asyik sekali…

Setelah libur akhir tahun dan kembali mulai sibuk bekerja, lha ini kok malah menulis tentang liburan lagi? Hihihi… ngga’ apa-apa. Bukankah tak lama lagi liburan tahun baru Cina segera tiba? Artinya, liburan lagi! Satu minggu gitu lho…

ADA’s Quote of The Week

Tanggal 31 kemarin ‘kan Mama umurnya menjadi 31 tahun. Mama yakin nanti pemilu mau memilih partai no. 31? Presidennya lho…

Sungguh, aku terpingkal-pingkal dibuatnya! Celetuk ADA kali ini luar biasa cerdas menggoda Mama Ani.

Sebelumnya Mama Ani sempat berkata, entah serius entah bercanda, bahwa ia akan memilih partai nomor urut 31 pada pemilu tahun ini, sesuai angka istimewa umurnya. Partai no. 31 dalam pemilu mendatang adalah Partai Demokrat dengan calon presiden yang diusung adalah Susilo Bambang Yudhoyono. ADA sungguh pandai mengingatkan nama mantan pacar Mama Ani di kala SMA dulu: Bambang!

Mama Ani hanya bisa mesem-mesem sambil menggelitiki ADA dengan gemes.

Makan Malam Ultah Mama Ani

masih-manisIni dari acara makan malam rame-rame di penghujung tahun di Batam. Bersama keluarga dan teman dekat. Ada kami sekeluarga, ada Bayu sekeluarga, ada wartenWeny & Tari teman dekat Mama Ani dan juga ada Anton teman dekat Bayu, yang pada malam itu dinobatkan sebagai sopir dadakan. Waktunya kebetulan juga bertepatan dengan ulang tahun Mama Ani yang ke-31.

Lokasi makan di warung tenda pinggir jalan jalur utama di kawasan Nagoya, di jantung bisnis perdagangan kota Batam. Sebuah warung yang menyajikan aneka makanan laut, pilih apa yang disuka dan kemudian langsung dimasak sesuai selera.

peserta2 peserta

Karena ada embel-embel ulang tahun, sebuah kue tart kecil menjadi wakil perayaan dan lilin angka 3 sebagai simbol kedewasaan usia. tigaDibeli dadakan di sebuah toko retail besar di dalam Nagoya Hill Supermall, yang hanya beberapa langkah saja dari warung tempat kami makan. Karena itu ia menjadi kejutan yang amat membahagiakan bagi Mama Ani. Selamat ulang tahun, kekasihku!

Suasana yang asyik, makanan yang nikmat, pengamen yang menghibur, keakraban yang kental, ah… malam yang indah untuk dikenang di penghujung tahun 2008.