Rada Lemas

Ngga’ enak badan kemarin. Pulang kerja rasanya lemas banget dan tidak bergairah. Mama Ani bilang wajahku kuyu dan lesu, tidak seperti biasa yang sumringah dan banyak senyum.

Bisa jadi karena berpuasa (puasa 6 hari di bulan Syawal). Kerja dan kegiatan tetap penuh sementara tubuh kurang asupan tenaga dari makanan. Jadinya lemas. Apalagi kemarin aku berpuasa memang tanpa sahur. Tapi malam sebelumnya sekitar jam 12-an makan 2 bungkus mie goreng yang ditambahin daging bakso. Maksudnya sih bukan sebagai pengganti sahur, tapi buat jaga-jaga saja kalau tidak terbangun. Lha kejadian, memang tidak terbangun sebelum subuh! Baru mendengar alarm HP jam 6, tersentak ingat ADA juga harus berangkat sekolah.

Jadinya berbungkus selimut deh tadi malam, padahal belum juga jam 8, belum shalat Isya dan belum sempat dengerin cerita-cerita ADA dan Mama Ani. Aku sudah teler setelah berbuka dan shalat Magrib. Sekitar jam 11-an dibangunin Mama Ani untuk shalat, tapi rasanya berat sekali untuk membuka mata. Mama Ani perlu usaha ekstra untuk membuatku terjaga, bahkan ia sendiri sampai ngomel-ngomel aku tak bangun-bangun juga. “Thanks Ma, for woke me up!

Badan terasa lebih lumayan segar pagi ini. Dan meski tanpa sahur lagi, aku tetap berniat untuk meneruskan puasa 6. Insya Allah kuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s