Sate Pariaman

Sudah lama tidak makan sate ini. Setahun lebih, barangkali. Selalu ada keinginan kalau ke Batam akan mampir beli sate Padang, tapi tak pernah kesampaian.

Nah saat di Batam akhir minggu lalu, kami sekeluarga berhasil menyediakan waktu untuk singgah di jejeran pedagang sate Padang di kawasan Nagoya (depan Nagoya Hill Plaza). Bau wangi kuah satenya benar-benar menggoda, menarik-narik kaki untuk datang ke sana. Pesona tumpukan ratusan tusuk daging sate di tiap gerobaknya amat menarik hati. Asap hasil kipasan tangan-tangan ahli sang penjual sate seolah membujuk-bujuk untuk berkelimun di dalamnya. Dan ah… suasananya sangat mendukung, kota yang basah sedari pagi diguyur hujan yang meninggalkan derai gerimis kecil menjelang magrib, semakin membuat perut keroncongan!

Singkat cerita, sepiring sate Pariaman yang menjadi pilihan itu ludes dengan segera. Sepuluh tusuk dagingnya lenyap tak tersisa meninggalkan batang lidinya saja. Kuahnya habis tandas. Keripik singkong bermandikan kuah pedas itupun juga. Apalagi? Hahaha… bukan order porsi tambahan, saudara-saudara (I know what’s on your mind…). Tetapi kelebihan setengah porsi dari jatah ADA yang tidak habislah yang menjadi sasaran amuk kangen itu!

Kepengen juga? Silakan cari pedagang sate Padang, SEKARANG JUGA! Sebelum ngeces!šŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s