Dengan Jam Kerja Baru

Dua minggu terakhir aku atur waktu bekerjaku di kilang dari jam 12 malam sampai ke jam 12 siang, seperti rencana ini. Ini terasa leluasa bagiku dimana aku tidak terlalu penat bekerja, bisa mengikuti operasional meeting pagi dan bahkan jika tidak ada masalah berarti di Produksi, aku bisa pulang lebih awal!

Sepulang kerja aku sampai di apartemen bersamaan dengan waktu makan siang. Tak lama kemudian disusul dengan masuknya waktu shalat Dzuhur. Saat jam kerja masih 9 to 9, kedua kegiatan ini aku lakukan dalam kondisi tubuh dan konsentrasi yang setengah ‘melayang’ karena capek dan mengantuk. Sekarang tidak lagi, tubuh dan konsentrasi masih cukup kuat dan sepenuhnya sadar.

Selanjutnya tidur juga cukup. Sesi pertama dari jam 2 sampai jam 6 petang. Kemudian bangun untuk shalat Ashar sampai nanti waktu Magrib dan Isya, dimana aku isi denganbercengkrama dengan anak dan istri serta juga makan malam. Jika terasa masih kurang istirahatnya, ada sesi tidur ke-dua jam 9 sampai 11 malam. Baru kemudian nantinya berangkat kerja jam 12.

Dengan jam kerja yang baru, aku mulai cukup nyaman dalam mengatur waktu. Porsi waktu untuk bekerja, beristirahat dan bersama keluarga terpenuhi cukup baik. Tidak ada yang terkorbankan seperti kondisi sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s