Banjir

Pulang ke Batam 3 hari tidak dapat kami manfaatkan sepenuhnya untuk berjalan-jalan karena cuaca yang tidak mendukung. Hanya hari Minggu saat datang dan Senin esoknya kami bisa jalan ke luar rumah, sementara satu hari penuh Selasa sampai Rabu siang menjelang kembali kami tidak bisa kemana-mana.

Hujan, hujan dan hujan sepanjang hari. Kadang deras kadang berhenti. Tapi sebentar kemudian deras lagi. Brrrr… dinginnya!

Untungnya hasil jalan-jalan ke Mega Mall dan Gramedia BCS cukup bisa menjadi teman di rumah menghabiskan waktu. Daripada tidur saja kan lebih baik baca buku, betul tidak? Dan sesekali mata mengawasi jalan di luar pagar, mengawasi ketinggian air di saluran depan rumah, agar tetap waspada banjir.

Banjir? Ya, bukan di rumah kami, tapi di blok depan rumah yang memang berada di tanah yang lebih rendah. Dulu-dulu mereka sering banget kebanjiran, pernah sampai semata kaki. Untungnya kali ini tidak. Jadi kami tidak terlalu sering melongok-longok jendela melihat keluar.

Tidak seperti di Batu Aji ini, yang sudah langganan sekali dengan banjir. Di depan perumahan Villa Muka Kuning ini bisa dibilang pasti banjir kalau hujan menderas beberapa lama. Cukup mengherankan sebenarnya, karena di sana proyek saluran air baru saja selesai dibuat. Tapi kok banjir lagi banjir lagi…. Proyek asal-asalan lagi kah?

macet.jpg

1-poin-5.jpg
Photo kiriman seorang teman melalui email Rabu siang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s