Today’s Plan

I’m going to leave factory early morning 6am heading to Batam today. As usual, the route is JB via 2nd Link – S’pore via Harbour Front – Batam at Batam Centre. Target 8.15am (WIB) I shall reach Batam.

Few things to do at BTN Pelita, BNI Kampung Utama & BCA Nagoya, Jamsostek office in Jodoh, Hypermart Nagoya Hill and money changer Batam Centre. Target to complete them all by 3pm (WIB).

Rush back to JB, same route, target to reach Gelang Patah at 7pm (JB time).

Wish everything OK for me!

Advertisements

Training ESQ Executive 7 JB

Ada rasa yang lain ketika akhir minggu lalu aku hadir dalam training ESQ di Johor Bahru. Senang akhirnya bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat ESQ di JB. Nikmat dan ikhlas bisa membantu training sebagai ATS. Bangga training produk bangsa Indonesia disebarkan dan diajarkan kepada bangsa lain. Dan berbagai perasaan lain bercampur aduk sepanjang pelaksanaan training. Terasa membahagiakan.

Training ESQ Executive angkatan ke 7 Johor Bahru (di sini disingkat menjadi JB-7) diadakan pada 25~27/Jan di Royal Johor Country Club, Larkin JB. Diikuti oleh 81 orang peserta dari undangan berbagai instansi (antara lain 14 orang Pengetua Sekolah Teknik dan beberapa orang Pegawai Kastam Diraja Malaysia) dan masyarakat umum, training berlangsung lancar dan peserta mengikutinya dengan baik. Meski ada kendala teknis (aliran listrik terhenti) dan sedikit ‘kekagokan’ dalam berbahasa pada hari pertama, namun pak Fahrul berhasil mengatasinya dengan sangat baik. Materi dapat disampaikan dengan utuh dan peserta larut mengikuti materi-materi yang disampaikan. Semoga berkah Allah SWT terlimpah pada Pak Fahrul, Mas Andi, peserta, alumni dan semua yang hadir pada training 3 hari tersebut.
Selain training, pada Jum’at malam diadakan renungan 165 khusus bagi para alumni dan pada Sabtu malamnya diadakan pula preview ESQ yang terbuka untuk umum.

Keterangan photo: Para ATS bersama Pak Fahrul Jamal dan Andi. Di photo tertulis angkatan 6, seharusnya angkatan 7. Terima kasih untuk Mas Ahmadi atas photonya dan Puan Hanisah (koordinator ATS) yang membagikannya secara gratis kepada para ATS.

Selamat Jalan, Pak!

Sebenarnya ingin menulis lebih panjang tentang berpulangnya tokoh besar yang satu ini, namun mengingat sudah begitu banyak opini, obituari, kritikan, inmemorial, obrolan, kenangan, dll yang ditulis di banyak media, aku pikir cukuplah tulisan di bawah ini mewakili sikap dan pandangan pribadiku atasnya. Lagipula, tidak ingin membuat keseragaman tulisan yang sudah begitu banyak itu.
“Selamat jalan, Pak Harto. Terima kasih atas bentangan pembangunan negeri ini dan semua yang telah kau berikan pada rakyat Indonesia. Hanya di pengadilan Allah lah manusia akan mendapatkan keadilan seadil-adilnya.”

Kredit photo: diambil dari sini.

Pengajuan Dependant Pass Malaysia

Atas permintaan teman-teman, aku tuliskan prosedur pengajuan pas tanggungan (dependant pass) bagi anggota keluarga yang ikut pindah mengikuti kepala keluarga yang bekerja di Malaysia. Ini berdasarkan pengalamanku mengajukan pas tanggungan untuk anak dan istri di Jabatan Imigresen Johor Bahru.Dokumen yang harus disiapkan:
1. Paspor penanggung
2. Izin kerja penanggung
3. Surat keterangan bekerja dari perusahaan si penanggung
4. Paspor keluarga yang akan diajukan untuk memiliki pas tanggungan (tertanggung)
5. Photo tertanggung
6. Tanda pengenal (untuk dewasa)
7. Akte kelahiran/surat kenal lahir (untuk anak)

Proses:
1. Beli formulir-formulir imigrasi di Jabatan Imigresen, isi dan lengkapi.
2. Ajukan semua dokumen (penanggung, tertanggung dan formulir).
3. Bayar bond dan Single Entry Visa.
4. Pembayaran untuk Multiple Entry Visa dilakukan setelah mendapatkan Single Entry Visa.
5. Proses di Jabatan Imigresen akan selesai dalam waktu sekitar 2 minggu.

Biaya-biaya:

1. Formulir imigrasi (#IM 10, IM 38 dan bond) RM 7
2. Stamping (1 set) & Binding (1 set) RM 15
3. Bond RM 100
4. Single Entry Visa (Journey Performed)  
4.1. Visa RM 15
4.2. Process RM 500
5. Multiple Entry Visa (Dependant Pass)  
5.1. Pass RM 180
5.2. Visa RM 30
5.3. Process RM 50

Semua proses, biaya dan dokumen di atas dibuat/dilaksanakan di Johor Bahru.

Jalur lain pengajuan pas tanggungan adalah melalui konsulat Malaysia di Indonesia (seperti di Pekanbaru, Medan, Surabaya, dll). Penanggung (di Malaysia) mengajukan dokumen sampai tahap mendapatkan calling visa. Kemudian dengan menggunakan calling visa tersebut, ajukan permohonan mendapatkan single entry visa ke konsulat Malaysia di Indonesia. Dokumen yang harus dilengkapi adalah calling visa, photo, paspor, tanda pengenal (KTP, KK, surat nikah, dan atau akte kelahiran) serta selembar formulir imigrasi. Biayanya hanya Rp. 3000,- untuk beli formulir dan Rp. 40.000,- untuk biaya proses. Untuk mendapatkan stiker single entry visa, biasanya kita menunggu selama 3 hari.

Selanjutnya, dengan single entry visa (yang berlaku selama 3 bulan) para tertanggung dapat memasuki dan menetap di Malaysia untuk mengurus pembuatan dependant pass (multiple entry visa). Selanjutnya tinggal mengikuti proses #4 dan biaya #5 di atas.

Biaya-biaya di atas belum termasuk biaya transportasi, photocopy dokumen, akomodasi, dll. Silakan kalkulasikan sendiri dan putuskan jalur mana yang akan Anda pilih. Untuk teman-teman yang punya pengalaman sama dan memiliki informasi tambahan, silakan berbagi di sini.

ADA Segera Sekolah

Alhamdulillah… urusan administratif lintas negara agar ADA bisa bersekolah di sini akhirnya hampir selesai. Proses panjang 1,5 bulan itu akan sampai di ujungnya. Tinggal beli peralatan sekolah (buku, baju seragam, sepatu, dll) saja lagi. Insya Allah hari Senin 28 Januari ADA sudah masuk sekolah!

Pagi tadi aku ke Jabatan Pendidikan Johor untuk melakukan pembayaran biaya sekolah bagi warga asing. Dengan salinan permit belajar dari jabatan Imigresen, borang persetujuan JPN dan ditambah money order (beli di kantor pos) sebesar RM120 (untuk sekolah rendah) aku mendapatkan surat pengantar ke sekolah. Surat ini kemudian langsung aku bawa ke sekolah kebangsaan Nusa Perintis 1 (dengan Mama Ani dan ADA) bersama borang persetujuan JPN dan salinan permit belajar untuk mengesahkan diterimanya ADA di sana. Cepat dan mudah prosesnya. Tidak sampai 10 menit, ADA sudah resmi terdaftar sebagai murid disana. Bahkan tadi juga sudah ditentukan ADA akan masuk kelas 1B dimana jumlah muridnya baru 31 orang (kelas 1A dan 1C masing-masing sudah 32 orang). Ada sumbat yang terasa lepas di pikiran. Legaaa…

zoo-bubble-bowl1.jpg

Catatan: Yang bikin capek tadi malah akibat kesalahan sendiri. Muter-muter cari kantor pos (yang ternyata dekat saja) dan salah naik bis (akibat sok tau, halah!) membuat waktu dan tenaga terbuang. Targetnya jam 10 sudah balik ke Gelang Patah, eh ternyata baru jam 11.30 bisa selesai di JPN. Dudul banget pokoknya! 🙂

Keterangan photo: ADA mengintip dibalik ketenggelamannya di kolam bola. Apa hubungannya dengan topik ini? Sebenarnya sih ngga’ ada! Lagi pengen aja memajangnya, hehehe… Tapi kalau mau ‘diartikan’ bisa dilihat sebagai bentuk usaha melihat ke masa depan (dengan belajar di sekolah M’sia) di tengah indahnya masa kecil yang penuh warna.

ESQ Training Profesional 24 Batam

Aku masuk dan duduk di kegelapan. Suara tenang dan sendu dari pengeras suara di depan memenuhi seisi ruangan. Banyak kepala telah tertunduk dan sang pemiliknya sedang ‘terbang’ masuk ke dalam dirinya. Semua hanyut dalam kisah luar biasa pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail. Kondisi alpha.

Perlahan mulai terdengar sesegukan dari berbagai sudut ruangan yang makin lama makin terdengar jelas. Musik yang mengalun lembut terasa menghujam dada. Tiba-tiba ruangan terasa meledak, suara mengguntur keluar dari pengeras-pengeras suara berkekuatan tinggi, dan jerit isak tangispun terdengar dimana-mana. Aku hanyut, tersungkur, menangis dan berdo’a di sebuah sudut di kegelapan.

Dimanakah kau letakkan cintamu selama ini? Kepada siapa kau berikan cintamu selama ini? Pernahkah kau mencintai Allah? Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaimu, bahkan ia lebih dekat dari urat lehermu? Mengapa kau jauh dari Allah?” Pertanyaan-pertanyaan itu bertubi-tubi menusuk ke qalbu. Setiap kali pertanyaan-pertanyaan itu diajukan maka semakin deras air mata mengalir dari orang-orang yang berada di dalam ruangan. Semakin banyak pertanyaan itu terdengar semakin tidak mampu lidah dan hati untuk menjawabnya.

Itulah sedikit gambaran suasana training ESQ Profesional angkatan 24 Batam di Hotel Panorama Regency, Jodoh – Batam tanggal 11~13/Januari lalu. Training yang dipandu oleh Pak Iman Herdimansyah, Mas Jusuf Rikza dan….. ini diikuti oleh kurang lebih 80 orang peserta. Training berlangsung lancar, penuh antusiasme peserta dan tentu saja seru tanpa kehilangan kesyahduan perenungan pencarian akan hakikat diri. Hal tersebut tergambar di wajah para peserta sepanjang 3 hari pelaksanaan training. Semoga Allah SWT membalas dan mengabulkan do’a-do’a yang dipanjatkan di tengah deraian airmata dan hati yang terbuka mengharap kasih sayang Illahi.

Seperti biasa di malam kedua training, diadakan pula acara renungan 165 bagi para alumni. Kali ini yang disampaikan adalah bagaimana cara Membangun Spiritual Leadership. Sekitar 50 orang alumni tampak hadir mengikuti renungan dengan tekun dan penuh semangat. Semoga rahmat dan hidayah Allah SWT senantiasa tercurahkan pada orang-orang yang selalu berusaha memperbaiki dan mendekatkan diri padaNya.

Training berikutnya akan diadakan pada 8~10/Februari di tempat yang sama. Sampai bertemu kembali.