Rindu Baitullah

Di ferry saat menyeberang dari Batam ke Singapore sore tadi, aku merasakan gemuruh yang hebat di dada dan air mata bergulir membaca pengalaman spiritual salah seorang alumni ESQ di majalah Nebula edisi Desember 07 tentang perjalanan ibadah hajinya. Sesak terasa di dada menahan gemuruh keinginan untuk dapat merasakan pengalaman yang sama. Merebak air mata ini menggelorakan kerinduan teramat dalam untuk bisa bersujud di Ka’bah, lambang cinta tertinggi manusia kepada Allah. Tak terperi rasanya menahan kuatnya daya hisap magnet spiritual itu ke hatiku.

Aku sangat, sangat ingin ke Mekkah, ke Baitullah!

Panggil aku, ya Allah! Izinkan aku bertamu ke rumahMu. Mudahkan jalanku melangkahkan kaki ke Baitullah. Undang aku ya Allah, undang aku…!

Untuk Mama Miar tercinta yang sedang melaksanakan ibadah haji untuk kali kedua tahun ini, do’akan kami anak-anak Mama untuk mendapatkan panggilan Allah dan merasakan nikmat yang Mama dan Emil pernah rasakan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s