Lidah, Apartemen dan Hikmah

Pepatah bilang lidah tak bertulang untuk menyebutkan bahwa kata atau ucapan seseorang dapat berubah sewaktu-waktu, tidak dapat dipegang, bahkan mendustai yang sebelumnya diucapkan. Mungkin pepatah itu cukup tepat diterapkan pada hal yang sedang kuhadapi sekarang.

Seperti disebut di sini, aku sudah mendapatkan unit apartemen untuk kami tempati mulai awal Desember nanti. Perjanjian lisan dengan Peter sebagai broker sudah dibuat, bahkan aku sudah menawarkan untuk memberikan uang muka sebagai tanda jadi tapi ditolaknya karena katanya tak perlu.

Tapi yang aku dan Mama Ani lihat ketika kami sampai di apartemen Senin siang kemarin cukup mengecewakan. Di unit A-5-6 itu nampak sudah ada yang menghuni, mereka baru saja pindah hari Minggu! Bahkan Senin malamnya sebagian barang-barang masih nampak dibawa masuk ke dalam.

Apa boleh buat, berarti bukan rejeki kami untuk menyewa unit tersebut. Ini pelajaran bagus untukku agar tidak mudah mempercayai ucapan orang di negeri tetangga ini. Juga mungkin agar aku berusaha lebih keras lagi untuk mencapai sesuatu. Dan semoga Allah memiliki rencana lain yang lebih baik untukku, misalnya mendapatkan unit yang lebih baik fasilitasnya atau yang harga sewanya lebih murah🙂 Mudah-mudahan saja…

Yang jelas aku harus cari-cari lagi nih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s