Hari Raya Di Tanah Tetangga – Part 2

Ternyata sudah ditunggu Bayu, Weni, Imet dan Heri (teman Bayu) di depan apartemen. Mereka tidak masuk karena kami belum datang, takut dengan security-nya, katanya. Ada-ada saja… Setelah saling bersalaman memaaf-maafkan, kami ajak mereka naik ke rumah.

Di rumah sudah tersedia lontong dan opor ayam, masakan khas di Hari Raya. Mama Ani yang masak opornya. Lontongnya beli jadi di pasar Ramadhan sehari sebelumnya. Lontong plastikan kecil-kecil RM1 dapat 3 buah sebagai pengganti ketupat daun. Tak apa-apa, yang penting masakan khas Lebaran tersedia saat hari Raya di rumah kami. Ngga’ pakai lama, semua sudah pegang piring lontong opor masing-masing. Makan sambil cerita-cerita dan ngupingin acara musik dari TV. Lumayan rame.

Siangnya hujan, menghalangi mereka untuk pulang ke Taman Nusantara. Karena tak ada taksi, akhirnya dapat akal untuk nebeng mobil van yang akan menjemput teman-teman yang masuk kerja 1/2 hari. Bayu menelpon ke sopir yang akan berangkat agar mampir dulu ke apartemen. Ternyata si sopir salah pengertian, mereka dijemput justru setelah mobil van kembali dari Taman Nusantara! Halah…, untung saja sopirnya baik mau mengantar kembali ke Nusantara.

Hujan, tak bisa kemana-mana, tinggal kami di rumah, ngapain ya? Bercanda-bercanda bertiga, eh kemudian malah pada ketiduran! Hahaha… hari Raya kok malah ngorok aja!

One thought on “Hari Raya Di Tanah Tetangga – Part 2

  1. Pingback: Hari Raya 1429H @ Batam « Arizaldi’s Journey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s