Shalat Tarawih

3 malam terakhir ini (yang juga adalah 3 malam pertama Ramadhan) aku melaksanakan shalat tarawih sendirian di apartment. Inilah salah satu resiko tinggal di daerah yang baru dibuka, belum ramai jumlah penduduknya dan jauh dari mesjid. Seperti diceritakan di sini mesjid yang ada adalah satu-satunya di kawasan Gelang Patah. Kalau ke sana jalan kaki kira-kira akan memakan waktu 30 menit, memutari belakang apartemen, melewati jalan raya dan masuk ke kawasan perumahan.

Kalau aku pulang kerja (paling cepat jam 6.30 sore), lalu mandi, berbuka, shalat magrib, dan makan dulu di apartemen, maka sampai di mesjid sudah lewat pukul 8 malam dan keringatan (yang tentu rasanya tak nyaman untuk shalat). Kalau pulangnya seperti biasa jam 9 malam? Jelas ngga’ sempat lagi waktunya (Isya pukul 8.15 malam)! Jika shalat berjamaah dengan teman-teman sekerja yang sama-sama tinggal di apartemen (ada 3 muslim laki-laki: aku, Udin, dan Hadimun), terbentur pada ketidaksamaan jam pulang kerja (jarang berbarengan).

Itulah kenapa aku lebih memilih shalat tarawih sendirian di kamar.

Malam pertama dan kedua tidak ada masalah, aku bisa shalat dengan tenang dan lancar. Tapi tadi malam aku terganggu oleh suara-suara orang yang pindah rumah. Tidak seperti aku yang sebelumnya juga usung-usung pindah barang dengan tenang, ributnya mereka (entah di lantai berapa, mungkin 4, 5 atau 6) memecah konsentrasi shalatku. Ada yang berteriak, memberi perintah, menghempaskan barang ke lantai (kalau di koridor kan gemanya terdengar keras tuh…), bahkan juga ditimpali gonggongan anjing piaraan! Meski jendela kaca sudah kututup, suaranya tetap masuk. Mengganggu sekali, sampai-sampai aku baca surat pendek ada yang dobel (biasanya antara shalat Isya 4 rakaat, Tarawih 8 rakaat dan Witir 3 rakaat, aku membaca surat pendek yang berbeda-beda)!

Aku ambil hikmahnya, karena ini adalah satu ujian juga. Bisa konsentrasi ngga’ shalatku jika diuji dengan suara-suara ribut? Ternyata, ahh… sedihnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s