M’sia Trip Mama Ani & ADA

Akhir minggu lalu adalah hari-hari yang kuhabiskan bertiga dengan Mama Ani dan ADA menempuh perjalanan keluar masuk Indonesia, Singapore dan Malaysia. Mulai dari Kamis sore sampai Minggu malam.
Kamis jam 5 sore aku meninggalkan Gelang Patah menggunakan bis umum (RM 3.50 ke Jurong East Interchange) dan disambung dengan MRT (S$ 1.70 ke Harbour Front lewat Outram Interchange) . Ternyata sampai 20 menit lebih awal dibandingkan ferry Penuin Empress yang ditumpangi Mama Ani dan ADA. Sambil menunggu, aku berjalan-jalan di seputaran lantai bawah dekat pintu keluar imigrasi. Setelah bertemu ADA dan Mama Ani, kami bergerak ke Gelang Patah dengan jalur transport yang sama dan sampai sekitar jam 10 malam.

Jum’at 31 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Malaysia, jadi merupakan hari libur nasional. Setelah berenang dengan ADA di kolam renang apartemen dan sarapan roti prata telor, kami jalan-jalan ke Bandaraya (pusat kota Johor Bahru) dengan menaiki bus kota (RM 3.20 per orang, bus full AC). Kami berbelanja berbagai macam barang (“Untuk souvenir”, kata Mama Ani) dan makan siang di Angsana Plaza (“Susah bener ya Ma, ketemu nasi putih,” kata ADA, “bisa kurus kering ADA nanti di sini!”). Lelah berputar-putar, sekitar Magrib kami pulang naik bis lagi (RM 2.80 per orang, non-AC). Yang lucu, di dalam bis ternyata sebagian besar penumpangnya adalah orang Indonesia. Ini diketahui dari bahasa Jawa mereka yang kental ketika saling bercakap-cakap. Kebanyakan adalah para pekerja wanita yang masih muda-muda.

Hari Sabtu aku bekerja setengah hari, pukul 1.30 siang sudah sampai di apartemen lagi. Aku ajak Mama Ani dan ADA makan siang di kantin bawah dekat kolam renang. Setelah itu ADA bermain di kids playground di belakang apartemen blok D sampai menjelang Ashar.

Minggu pagi sesudah sarapan di kantin, kami meninggalkan apartemen pukul 7.30 menuju Singapore. Kebetulan ada van yang akan ke Harbour Front, jadi kami bisa menumpang sampai ke Jurong East Interchange. Tujuan perjalanan kami adalah ke Singapore Zoo. Karena tidak ada bus langsung ke sana, maka kami ke Choa Chua Kang dulu dengan MRT (S$ 1.30) dan dilanjutkan dengan bus #927 ke Zoo (S$ 1.60).

Ramai sekali ternyata di Zoo. Meski mendung (yang akhirnya turun hujan juga) tapi para pengunjung (yang berasal dari berbagai bangsa) tidak berkurang, malah semakin siang semakin ramai. Beberapa photo saat di Zoo ada di bawah:

Sore jam 5.50 kami sudah menaiki ferry kembali ke Batam. Setelah makan malam di Solaria Mega Mall (“Gaya juga ya,” kata Mama Ani, “makan pagi di Malaysia, makan siang di Singapore, dan sekarang makan malam di Indonesia!”), kami pulang ke Bukit Kemuning. Karena kelelahan, dalam perjalanan pulang ADA sampai ketiduran di taksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s