Membuka Kenangan Lama di Kompas

Membuka-buka koran Kompas basi bertanggal 12/Aug tadi malam, aku seolah dilemparkan pada masa pahit 2001~2002. Masa dimana aku sekarang menilainya sebagai kebodohan dan keputusan salah terbesar dalam hidupku. Masa dimana aku meninggalkan prospek kerja yang bagus di Batam untuk mencari pekerjaan yang tak pasti di Kediri, Jawa Timur. Masa dimana aku memiliki istri yang sedang hamil 7 bulan, kemudian dianugerahi bayi perempuan cantik, dan aku adalah seorang pengangguran!

Membolak-balik halaman koran (terutama sekali Kompas akhir minggu) adalah hal rutin yang kulakukan waktu itu. Setiap lowongan pekerjaan aku telusuri satu per satu, kata per kata, perusahaan demi perusahaan, dan lembar demi lembar. Jika ada yang kulihat sesuai dengan kualifikasiku (skill, pendidikan, pengalaman, umur, dll) maka kucatat dan kubuatkan lamaran pekerjaannya. Aku ke rental komputer untuk mencetak lamaran dan CV. Aku ke tempat photocopy untuk menduplikat dokumen-dokumen lainnya. Aku ke studio photo mencetak pas photo. Dan aku ke kantor pos untuk mengirimkannya dengan kilat khusus. Dalam satu minggu, aku bisa mengirimkan sampai 10 lamaran pekerjaan ke berbagai perusahan di berbagai kota di Jawa. Ada yang ke Jakarta, Surabaya, Pasuruan, Solo, Malang, Bandung, Bekasi, dll.

Banyak perusahaan memanggil untuk proses seleksi dan wawancara. Aku kejar setiap panggilan itu dimana jua. Panggilan dari Jakarta, aku ke Jakarta. Panggilan dari Malang, aku ke Malang. Panggilan dari Bekasi aku ke Bekasi. Dengan menumpang bus atau menaiki kereta api kelas ekonomi, bahkan juga berjalan kaki.

Sedihnya, setelah semua upaya itu dilakukan, aku tidak berhasil mendapatkan satupun pekerjaan yang diiklankan. Satu tahun… bayangkan panjangnya masa itu! Sementara hidup tidaklah berhenti atau bisa ditunda. Ada mulut yang harus diisi. Ada perut yang harus diganjal. Ada bayi yang harus diantarkan ke masa depan. Habis semua harta benda yang pernah kukumpulkan di Batam. Habis juga rasa malu untuk meminjam ke sana kemari. Orangtua, adik-adik, teman-teman semasa sekolah, teman semasa kuliah, teman semasa kerja di Batam, semuanya pernah kupinjami. Sebuah keterpaksaan untuk bisa bertahan.

Akhirnya ketika titik jenuh itu sampai, aku putuskan berhenti mengharap. Keputusannya: kembali ke Batam! Dan membuka lembaran hidup yang baru, yang Alhamdulillah masih terus kujalani sampai sekarang. Dimana saat ini ketika berkaca ke belakang, aku sangat mensyukuri semua rezeki dari Allah Ar Rozzaaq. Itulah yang melemparkan aku ke masa lalu dan merebakkan pelupuk mata ini ketika lembar-lembar iklan lowongan pekerjaan di koran Kompas itu kubuka.

Dan sesungguhnya aku sangat berterimakasih kepada semua orang yang telah membantuku saat itu, yang tak dapat kusebut satu persatu di sini. Namun percayalah, Anda semua adalah pahlawan bagiku! Jika ada yang terlupakan bagiku membalas/membayar/mengembalikan bantuannya, semoga Allah SWT mengingatkanku dan membalas keikhlasan Anda dengan pahala berlimpah.

2 thoughts on “Membuka Kenangan Lama di Kompas

  1. Posting ini ade kirim ke Imin dan berikut komennya:

    Belajar dari pengalaman da,semoga tidak melakukan kesalahan yang sama lagi. Keputusan boleh ditangan sendiri, tapi sebaiknya ya rundingan dulu… Karena semua pasti kembalinya ke keluarga besar juga. Gak ada yang bakalan tega kok…
    Btw…paragraf terakhir gak sinkron tuh… katanya pahlawan, kok bisa lupa seh…hehehehe
    ——

    Masa lalu telah memberi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap masa depan dan tidak untuk diulangi lagi

    Rasa hormat dan cinta kami tidak pernah akan berubah…. yang berubah adalah cara dan bentuknya..

  2. Dek, terima kasih untuk kalimat-kalimatnya. Insya Allah telah meresap masuk ke hati.

    Pengertian dari keluarga semua sangatlah luar biasa, Uud sangat menghargainya. Insya Allah mana-mana yang sempat terlupakan akan segera dikembalikan, karena bagaimanapun Dia-lah sang Maha Pengatur segala sesuatunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s