Hari Tanpa TV

Ada himbauan untuk tidak menghidupkan pesawat TV selama satu hari pada hari Minggu 22 Juli 2007 besok. Himbauan ini adalah bentuk keprihatinan atas isi tayangan TV yang tidak aman dan sehat untuk anak-anak. Pemilihan tanggal 22 Juli terkait dengan peringatan Hari Anak Nasional yang akan jatuh pada tanggal 23 Juli 2007.

Aku sangat mendukung himbauan ini karena memang tayangan TV di Indonesia sangat tidak baik untuk anak-anak. Mulai dari tayangan kekerasan (berita kriminal, gulat smackdown, dll), sinetron percintaan (bahkan anak SD pun sudah cinta-cintaan… bah, kemana otaknya pembuat cerita sinetron itu!), gosip entertainment (dari mata baru mulai melek sampai mau tidur, ada sepanjang hari), acara musik yang mengumbar aurat dan gaya sensual, sampai ke tayangan beberapa reality show yang memberikan mimpi-mimpi tak terjangkau. Jika orang tua tidak ikut menemani anak-anak mereka menonton acara-acara tersebut, maka anak akan sangat terpengaruh dan dengan mudahnya meniru perilaku di TV.

Secara pribadi di rumah, aku dan keluarga memang bukan TV junkie. Tidak ada keterikatan untuk ‘harus’ menonton acara TV tertentu dan juga tidak memiliki ‘penyesalan’ jika melewatkan satu tayangan tertentu. Aku menonton TV kalau sedang ingin menyaksikan acara berita (favorit: Liputan 6 di SCTV) atau kalau sedang ada acara olahraga tertentu saja. Mama Ani malah tidak betah untuk duduk di depan TV karena lebih suka untuk bercengkrama bersama-sama keluarga.

Karena itulah kami membatasi anak kami ADA dalam menonton TV. Kami melarang ADA menyalakan dan menonton TV jika tidak bersama kami. Acara yang ditonton juga kami seleksi dengan ketat. Jika sudah mulai ada indikasi-indikasi negatif di satu saluran TV (misalnya orang teriak marah-marah di sinetron, atau pakaian dan goyangan penyanyi dalam acara musik nampak tak senonoh, atau cerita khayal yang tak masuk akal, dan hal-hal berbau mistis) maka otomatis kami pindah ke saluran TV yang lain. Dan ketika saluran-saluran TV yang lain juga tidak menayangkan acara yang bermanfaat, maka mematikan TV dan melakukan kegiatan lain adalah pilihan utama kami.

Mari kita dukung dan laksanakan himbauan Hari Tanpa TV ini demi menjaga anak-anak kita!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s