Pesta Kejutan

Istriku punya kejutan hebat untukku tanggal 2 Mei kemaren!

Tanpa aku ketahui, Mama Ani telah menyiapkan sebuah acara ulang tahun untukku di rumah. Acara yang diam-diam telah dirancangnya sejak beberapa hari terakhir tanpa membuatku curiga bahwa ada hal istimewa yang akan terjadi pada jarig ke 35-ku ini. Padahal ia juga melibatkan ADA, Weni, Bayu dan Metra (atau biasa kami panggil Memet, pacarnya Bayu). Nampaknya mereka kompak untuk tutup mulut, tak ada satupun yang memberi petunjuk akan adanya pesta kejutan itu.

Ketika aku sampai di rumah jam 5 sore lewat kemaren, pintu rumah nampak tertutup rapat dan lampu ruang tamu belum dinyalakan. Aku mengetuk pintu beberapa kali sebelum dibukakan dari dalam. Begitu pintu terbuka, dengan serempak mereka menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun untukku. Aku cukup terkejut dan tak menduga bakal disambut begitu meriah. Mama Ani nampak membawa kue tart coklat dengan lilin angka 35 di atasnya. Ia nampak sangat bahagia berhasil membuat acara kejutan untuk ulang tahunku. Aku terharu dan tak bisa berkata-kata. Tak terasa mataku berkaca-kaca. Si ADA yang sangat lembut hatinya ikut terharu melihatku berdiri tertegun begitu, kulihat ia mengusap air matanya.

Setelah selesai bernyanyi, aku meniup lilin dan mengecup pipi istriku sebagai tanda terima kasih dan ungkapan sayang atas kebahagiaan yang dipersembahkannya. Kemudian aku dipeluk dan dicium oleh ADA yang mengucapkan “Selamat ulang tahun, Papa!” di telingaku. Lalu kemudian Bayu, Weni dan Memet bergantian menyalamiku mengucapkan selamat ulang tahun. Mereka tertawa-tawa senang berhasil mengejutkanku.

Lampu kemudian dinyalakan dan aku melihat meja telah ditata dan berbagai makanan dan minuman tersaji rapi di atasnya. Ada nasi dan lontong, sate ayam, mie goreng udang, soup ayam campur, acar, potongan ketimun, es teler, dan berbagai macam jajanan pasar. Sebagian adalah hasil kerja keras Mama Ani memasak dan mengolahnya di dapur dari pagi (setelah aku berangkat kerja) dibantu oleh Weni, Bayu dan Memet.

Kejutan lainnya adalah ternyata Mama Ani juga mengundang teman-teman terdekatku di kantor untuk datang ke rumah! Maka jadilah Udin, Saeful, Raden, Hermin, Isma dan Ida hadir di rumahku menjelang Magrib. Mereka juga sama, di kantor diam-diam aja. Tutup mulut seolah-olah ngga’ tahu aku ulang tahun dan mereka telah diundang istriku untuk datang ke rumah. Pada pintar ber-acting semua.

Rumah kami menjadi ramai dan penuh dengan canda tawa.

(Photo-photo tidak begitu jelas karena tidak ada pencahayaan tambahan yang mendukung Nokia N73 milik Hermin. Ngga’ apa-apa buram sedikit, yang penting ada momen-momen yang bisa dilihat dan dijadikan kenangan.)

Terima kasih, Mama Ani.
Kau berikan acara ulang tahun yang sangat berkesan untukku!
I love you so much !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s