Diawali dengan Do’a

Dua hari terakhir ini, aku dan keluarga mulai membiasakan diri untuk berdo’a bersama-sama sebelum berangkat meninggalkan rumah. Kami bertiga berdiri saling berhadapan membentuk lingkaran sambil saling berpegangan tangan. Kami berdo’a untuk diri pribadi, untuk orang tua, sanak saudara dan umat Islam, agar diberikan rahmat dan hidayah oleh Allah SWT. Kami meminta agar langkah kaki kami untuk mendapatkan rezeki, menuntut ilmu dan menjalani kehidupan mendapatkan ridhoNya. Kami meminta dijauhkan dari mara bahaya, berserah diri atas apa-apa yang kami tinggalkan, dan diberikan kekuatan. Kami membaca do’a, membaca Ummul Qur’an Al Fatihah, dan kemudian saling bersalaman.

Ini adalah caraku dan keluarga membentengi diri dan hidup kami, agar tetap berada di dalam garis ketentuan Allah SWT dan mendapatkan perlindunganNya.

Saat ini kami juga sedang berusaha menghafalkan 99 nama Allah atau yang dikenal sebagai Asma’ul Husna. Insya Allah ini akan menjadi tambahan bagi do’a pagi kami, agar segala kebaikan akan selalu bersama kami.

Ya Allah, aku pasrahkan hidupku padaMu, menjalani tugas kehidupan di dunia untuk mengabdi dan bersujud padaMu, menikmati taqdir yang telah Kau tetapkan dengan menggantungkan diri pada Syahadat, dan untuk nanti kembali keharibaanMu mempertanggungjawabkan segala perbuatan di dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s