Low Motivation


Belakangan gue ngerasa motivasi kerja gue sedang rendah banget. Datang ke pabrik ngga’ begitu semangat kayak dulu-dulu, gue lebih ngerasa hanya ngejalanin kewajiban saja, sambil bersosialisasi dengan teman-teman.

Mungkin karena situasi perusahaan yang sedang ‘low volume’ dengan diikuti kemungkinan penciutan organisasi. Jumlah line produksi yang berkurang (sebagian ditransfer ke Thailand dan Malaysia), produk dengan tingkat kesulitan yang biasa-biasa saja, kapasitas produksi yang di atas kebutuhan pengiriman, dan lain-lainnya membuat gue merasa ‘tak tertantang’ untuk bekerja keras. Yang tinggal adalah kerja-kerja rutin saja, yang bisa dilakukan oleh para Supervisor gue. ‘Bukan porsi gue’ itu barangkali kata kuncinya, sehingga sering gue ngerasa bosan mengerjakan tugas-tugas yang ada.

Apalagi juga ada isu-isu perusahaan akan tutup, lantai produksi akan dikurangi (dari 2 lantai menjadi satu saja), tenaga kerja kontrak tidak akan diangkat menjadi karyawan permanen, Serikat Pekerja yang ‘berulah’, sebagian karyawan akan ditempatkan di plant Malaysia, dan macam-macam lainnya yang membuat suasana menjadi tidak senyaman sebelumnya.

Kondisi low motivation ini paling terasa kalau gue masuk malam. Dengan tidak adanya meeting antar departemen, kontrol yang kurang (karena tidak ada Managers di shift malam), pekerjaan yang cenderung hanya pengawasan dan tindak lanjut dari shift siang, juga faktor ‘jam tubuh’ yang secara alami menginginkan istirahat, membuat semuanya semakin ngga’ ada tantangannya.

I need new challenges and endeavours in my job !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s