Pagi tadi bangun dengan rasa malas yang luar biasa. Angka digital di HP-ku sudah menunjukkan waktu 05.07 WITA. Adzan Subuh jelas sudah berlalu, hanya meninggalkan suara sayup-sayup orang membaca Al Qur’an dari spekear masjid terdekat yang sampai ke telingaku. Tapi bagaimanapun juga, kewajiban harus tetap dilaksanakan. Panggilan Illahi adalah segalanya. Jadi dengan tekad kuat aku [...]
Archive for the ‘Gak Penting’ Category
Daripada Kosong, Posting Pertama Bulan Ini Nih…
Posted in Blog, Gak Penting, Kegiatan, Samarinda on June 11, 2009 | Leave a Comment »
Ngga’ Mood, Beneran…!
Posted in Bahan Pikiran, Gak Penting, Harapan, Kegiatan, Rencana on March 2, 2009 | Leave a Comment »
Hari ini tidak ada rencana menulis, tapi rasanya jari jemariku gatal ingin mengetik sesuatu. Jadi biarlah, apapun nanti hasilnya, akan tetap aku post di blog. Anggap saja sebagai sebuah tulisan liar tak berdasar dari seseorang yang hatinya sedang ngga’ jelas. Jika susah dipahami, harap dimaklumi saja ya.
Benar-benar ngga’ mood untuk dan pada banyak hal dalam [...]
Here I Go Again!
Posted in Blog, Gak Penting on December 27, 2008 | Leave a Comment »
Tuh ‘kan, baru bisa posting lagi sekarang? Hampir 20 hari sejak posting terakhir tentang main bowling itu, hari ini ada kesempatan untuk menulis sebentar. Agak longgar pekerjaan di Sabtu penghujung tahun.
Harus dirunut dulu satu-satu apa yang mau dituliskan, banyak soalnya. Ya udah, dibaca saja apa yang muncul dan tertulis di sini, okay?
Daripada Kosong
Posted in Blog, Gak Penting on October 29, 2008 | Leave a Comment »
Sehabis libur akhir minggu yang cukup panjang (3 hari), masih belum sempat update apa-apa di sini. Jadi daripada blog kosong tak terperbaharui, aku tulis ini saja dulu.
(Nah, artinya sudah menulis juga ‘kan? Hihihihihi…..)
Ciaoooo…!
Baru Muncul Lagi
Posted in Blog, Gak Penting on October 6, 2008 | Leave a Comment »
Aduuh… ada banyak sekali yang ingin ditulis nih, secara sudah begitu lama tidak mampir ke sini. Pekerjaan di pabrik akhir-akhir ini menyita waktu banget, tidak memberi kesempatan untuk duduk dan menulis. Jadinya ya begini ini, blog menjadi tak terperbaharui. Mana libur Hari Raya selama satu minggu aku habiskan di Batam bersama keluarga juga.
Ya udah deh, [...]
Sudoku
Posted in Gak Penting, Kegiatan on July 3, 2008 | Leave a Comment »
Sudah lama aku mengenal Sudoku, permainan angka pada kotak 9×9 yang terkenal itu. Di Nokia-ku yang dulu ada fitur game ini. Demikian juga di MP4 player. Atau jika pagi-pagi mampir di S’pore dan mendapatkan mypaper, di situ juga kutemukan sudoku. Sesekali dimainkan, tapi tidak secara serius. Hanya sebagai pengisi waktu saja. Jadi kalau tidak terisi [...]
Sandal
Posted in Gak Penting on July 3, 2008 | Leave a Comment »
Dapat hadiah dari Mama Ani: sebuah sandal. Sekembalinya dari Batam mengurus pembuatan passport baru kemarin malam, Mama Ani memberiku sebuah kotak berisi sandal ini.
“Murah dan cakep, Pa!” katanya. “Sesudah diskon 50% dan 20% harganya tinggal 72 ribu. Lumayan untuk menggantikan sandal Papa yang udah sobek itu.“
Cakep juga. Thank you, Mama Ani!
Nama Jepang Anda
Posted in Gak Penting, Internet on January 14, 2008 | Leave a Comment »
Pernah berfikir andaikan kita lahir di Jepang, nama kita siapa ya? Atau mungkin yang lebih sederhana, dalam bahasa Jepang nama kita jadi apa ya?
Ada 2 generator untuk itu. Pertama seolah-olah kita lahir di Jepang. Kedua membuatkan nama Jepang kita secara tradisional (dengan nama keluarga di awal dan nama tambahan di akhir). Silakan klik kedua tautan [...]
Main Teka Teki
Posted in Gak Penting, Kegiatan on January 8, 2008 | 2 Comments »
Pernah nyoba mampir main ke sini?
Hebat nih yang bikin teka-teki! Benar-benar memeras kemampuan logika. Jika biasanya menghadapi teka-teki silang ala buku emperan jalan (yang gambar sampulnya banyak yang ‘nakal’ itu) main tutup mata aku yakin bisa menjawab semua soal atau mengikuti test-test psikologi ketika melamar pekerjaan juga tanpa masalah berarti, maka menghadapi teka-teki di situs [...]
Kosong
Posted in Blog, Gak Penting on December 26, 2007 | Leave a Comment »
Ya, kosong!Bukan kosong yang melompong, tapi kekosongan yang penuh sebenarnya.
Jadi biarkanlah ia kosong karena memang sengaja dikosongkan